Pramana Creative

Offcanvas
Edit Template

Pramana Craft Hadir di BBWI Travel Fair: Soft Launch “Pramana Tours”

Wonderful Indonesia Pramana Creative Craft BBWI Travel Fair Yogyakarta Borobudur Kementerian Pariwisata

Yogyakarta, 19 September 2025 — Pramana Craft ikut ambil bagian dalam BBWI Travel Fair 2025 yang diselenggarakan di Society Atrium, Pakuwon Mall Yogyakarta, sebuah pameran pariwisata besar yang bertujuan mendorong perjalanan wisatawan nusantara. Pembukaan acara Travel Fair diresmikan oleh Erwita Dianti, Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, bersama Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dalam statement nya, Ni Made Ayu Marthini, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, menyatakan bahwa “event ini merupakan strategi bersama untuk menarik minat wisatawan nusantara agar lebih banyak melakukan perjalanan ke berbagai destinasi yang ada di Indonesia.” Pada kesempatan ini, Pramana Craft memperkenalkan secara resmi inisiatif barunya, Pramana Tours, sebagai bagian dari layanan terintegrasi untuk pariwisata: paket wisata, akomodasi, dan asuransi, yang di-soft launch saat BBWI Travel Fair. Sebagai proud member Wonderful Indonesia Co-Branding, Pramana Craft berkomitmen untuk terus memperkuat promosi pariwisata Indonesia ke dunia melalui kemitraan strategis dan inovasi layanan kreatif.

Pramana Craft Dukung UMKM Lokal Borobudur di Bazaar Merdeka

Pramana creative craft borobudur umkm wonderful indonesia kementerian pariwisata bazaar daur ulang agustus

Borobudur, 28-30 Agustus 2025 — Sebagai bagian dari rangkaian aktivasi co­branding Wonderful Indonesia, Bersama dengan Bank Mandiri, Pramana Craft memberikan dukungan nyata kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal melalui program penyertaan tenant dalam Bazaar Merdeka. Beberapa brand lokal yang turut tampil antara lain Legondo Bu Suad (oleh-oleh makanan khas Borobudur), Kirana Ecoprint Borobudur (kerajinan kain ecoprint), dan Tinari Batik (batik lokal Magelang). Pramana Craft menyediakan ruang bazar, pembinaan brand image, serta akses promosi dalam acara tersebut. Misalnya, Legondo Bu Suad dikenal sebagai camilan tradisional dari kota Borobudur yang berbahan beras ketan, pisang, dan santan, diwariskan turun-temurun oleh Suad Albaroroh. Sementara Kirana Ecoprint telah terdaftar sebagai pelaku di ekosistem kriya Kabupaten Magelang dan aktif memperkuat jaringan produk siap pakai. Dukungan Pramana Craft ini menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM tidak hanya berbicara soal ruang fisik bazar, tetapi juga peningkatan kapabilitas merek lokal untuk bersaing. Dengan mentoring desain, positioning, dan penyertaan dalam event besar, UMKM seperti Kirana Ecoprint dapat menunjukkan identitas produk mereka, dalam hal ini, memadukan metode ecoprint dengan motif lokal Borobudur dan prinsip zero-waste. Sebagai bagian dari komitmennya, Pramana Craft menyampaikan bahwa mereka akan terus memperluas kemitraan dengan UMKM lokal sebagai tenant di event selanjutnya, memperkuat jaringan distribusi, hingga mendukung kualitas produksi dan citra brand agar mampu menembus pasar ekspor. Sebagai Proud Member of Wonderful Indonesia Co-Branding, Pramana Craft berkomitmen untuk memajukan industri kriya lokal Borobudur, mendukung kreativitas lokal, dan memastikan bahwa setiap produk membawa nilai budaya, estetika, dan keberlanjutan Indonesia ke dunia.

Kentongan Bambu Borobudur, Simbol Partisipasi Masyarakat Lokal di Wonderful Indonesia

Pramana Creative Craft Borobudur Wonderful Indonesia Co Branding Aktivasi Kentongan Bambu Sustainable Ramah Lingkungan Kementerian Pariwisata

Borobudur, 30 Agustus 2025 — Suara kentongan bambu menggema di kawasan Borobudur menandai momen bersejarah aktivasi resmi Wonderful Indonesia Co-Branding Pramana Craft bersama Kementerian Pariwisata RI. Acara yang didukung oleh Bank Mandiri ini turut menghadirkan karya pengrajin lokal saat peresmian monumen logo Wonderful Indonesia pada 28 Agustus 2025. Kentongan ini bukan sekadar alat musik tradisional, melainkan simbol semangat kolaborasi, kreativitas, dan kebangkitan ekonomi kreatif daerah. Kentongan bambu yang digunakan dalam seremoni ini merupakan karya Bapak Jiyono, pengrajin bambu asal Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur. Karya lokal ini dipilih sebagai simbol keterlibatan masyarakat desa dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. Proses pembuatannya dilakukan dengan teknik tradisional, menggunakan bambu pilihan dari kawasan Borobudur yang diolah secara alami tanpa bahan kimia. Dengan sentuhan artistik khas, kentongan ini mencerminkan nilai keindahan, keharmonisan, dan gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Borobudur. Inisiatif menghadirkan kentongan sebagai bagian dari aktivasi Wonderful Indonesia Co-Branding menunjukkan komitmen Pramana Craft dalam mengangkat potensi lokal dan memberdayakan pengrajin daerah. Melalui kolaborasi ini, Pramana Craft ingin menegaskan bahwa kemajuan pariwisata dan industri kreatif harus berakar pada budaya dan masyarakat setempat. Sebagai Proud Member of Wonderful Indonesia Co-Branding, Pramana Craft akan terus menghadirkan karya dan inisiatif yang merefleksikan semangat keberlanjutan, kebanggaan, dan identitas Indonesia di mata dunia.

Intip Asal-Usul Monumen Wonderful Indonesia Karya Seniman Lokal Borobudur

Pramana Creative Craft Borobudur Wonderful Indonesia Co Branding Aktivasi Monumen Botol Plastik Daur Ulang Sustainable Ramah Lingkungan Kementerian Pariwisata

Borobudur, 19 Agustus 2025 — Salah satu momen paling mencuri perhatian dalam Bazaar Merdeka: From Trash to Treasure adalah peresmian Monumen Logo Wonderful Indonesia, sebuah instalasi besar yang seluruhnya dibuat dari sampah plastik daur ulang secara lokal di Borobudur. Monumen ini merupakan karya Hadi Prayitno, seniman asli Borobudur yang dikenal karena kemampuannya mengubah limbah plastik menjadi karya seni bernilai tinggi dan berestetika. Hadi Prayitno, yang bermukim di Dusun Susukan, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur, telah lama berkarya di bidang seni daur ulang. Ia menggunakan botol plastik bekas untuk menciptakan vas, ornamen interior, dan berbagai karya dekoratif yang kini telah menembus pasar ekspor hingga ke Inggris. Dengan sentuhan kreatifnya, monumen Wonderful Indonesia dibentuk langsung di Borobudur melalui kolaborasi dengan Pramana Craft, melibatkan para pengrajin dan penyandang disabilitas dalam proses produksinya, menjadikannya simbol keberlanjutan dan inklusivitas. Monumen ini tidak hanya menjadi ikon visual baru di kawasan Borobudur, tetapi juga representasi nyata dari filosofi From Trash to Treasure, bahwa sampah dapat menjadi karya, dan kreativitas dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Acara yang turut didukung oleh Bank Mandiri ini disambut positif oleh berbagai pihak, baik itu pemerintah, media, hingga masyarakat setempat. Bagi Pramana Craft, monumen ini mencerminkan komitmen untuk menghadirkan kolaborasi yang bermakna antara seni, budaya, dan keberlanjutan. Sebagai Proud Member of Wonderful Indonesia Co-Branding, Pramana Craft akan terus mendukung inisiatif yang mempromosikan kriya ramah lingkungan dan memperkuat citra Indonesia sebagai pusat kreativitas global yang berdaya saing.

Kemenpar & Pramana Craft Gelar “Bazaar Merdeka: From Trash to Treasure” di Borobudur

Bazaar Merdeka From Trash to Treasure Pramana Creative Craft Wonderful Indonesia Borobudur Kementerian Pariwisata Bupati Dekranasda Magelang

Borobudur, 28 Agustus 2025 — Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Pramana Craft menyelenggarakan Bazaar Merdeka: From Trash to Treasure di Borobudur. Acara yang sekaligus merupakan aktivasi co-branding Wonderful Indonesia ini menghadirkan pameran produk kreatif, workshop daur ulang, bazaar, dan program edukasi terkait konsumsi berkelanjutan yang menyasar wisatawan dan masyarakat lokal. Acara turut dihadiri oleh berbagai pejabat dan pemangku kepentingan. Menteri Pariwisata RI yang diwakilkan oleh Staf Ahli Transformasi Digital, Masruroh, hadir bersama jajarannya. Selain itu, tampak hadir Nanda Cahyadi Pribadi, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat mewakili Bupati Magelang, Dian Grengseng, Kepala Dekranasda Kabupaten Magelang, Agustin Peranginangin, Kepala Badan Otorita Borobudur, serta perwakilan dari Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Puncak kegiatan adalah peresmian monumen logo Wonderful Indonesia yang dibuat dari sampah plastik daur ulang, karya seniman lokal Hadi Prayitno yang melibatkan penyandang disabilitas dalam proses pembuatannya, sebuah simbol nyata integrasi antara keberlanjutan, inklusivitas sosial, dan kreativitas lokal. Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, dalam statement nya menyampaikan bahwa “Event ini menjadi salah satu upaya pemerintah menggandeng sektor swasta dalam mempromosikan pariwisata melalui program co-branding Wonderful Indonesia”. Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Erwita Dianti menambahkan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendukung kampanye pariwisata berkelanjutan dan mendorong edukasi pemanfaatan/pengolahan sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia salah satunya dari pariwisata. Acara yang didukung oleh Bank Mandiri ini mendapat sambutan positif dari pelaku industri kreatif dan masyarakat Borobudur. Mereka mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang diinisiasi oleh Pramana Craft, yang berhasil mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku swasta, dan komunitas lokal dalam satu wadah kolaboratif untuk memajukan pariwisata Borobudur melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan. Sebagai Proud Member of Wonderful Indonesia Co-Branding, Pramana Craft berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antara berbagai pemangku kepentingan. Melalui sejumlah inisiatif dan kolaborasi strategis, Pramana Craft bertekad menjadikan kriya Indonesia bukan hanya sebagai produk ekonomi kreatif, tetapi juga simbol budaya dan pariwisata dan keberlanjutan yang dapat menginspirasi masyarakat luas.

Pramana Craft Ikut Ramaikan Wonderful Indonesia Co-Branding Award 2024

Wonderful indonesia borobudur pramana creative craft

Jakarta, 29 November 2024 — Pramana Craft turut menghadiri Wonderful Indonesia Co-Branding Awards (WICA) 2024, yang digelar di Tananusa Hall, Sarinah Creative Space, Jakarta. Acara penghargaan tahunan ini bertujuan memberikan apresiasi kepada mitra co-branding yang berkontribusi dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. WICA memiliki signifikansi strategis sebagai wadah yang menghubungkan sektor swasta, pemerintah, dan pelaku industri kreatif dalam co-branding promosi pariwisata. Melalui ajang ini, inisiatif kolaboratif antara merek dan pariwisata dapat diukur dan dihargai berdasarkan inovasi, keterlibatan publik, dan sinergi merek. Acara ini juga menjadi barometer pertumbuhan kemitraan Wonderful Indonesia, di mana peningkatan jumlah mitra setiap tahun menjadi indikator keberlanjutan program. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan bahwa “program co-branding Wonderful Indonesia terus berkembang dan mitranya terus bertambah.” Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini harus membawa manfaat ekonomi sekaligus dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, sebagai pilar pariwisata berkelanjutan. Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Ni Made Ayu Marthini mencatat bahwa jumlah mitra co-branding telah meningkat signifikan, dan hingga tahun 2024 terdapat 217 jenama yang resmi bergabung dalam skema tersebut. Sebagai Proud Member of Wonderful Indonesia Co-Branding, Pramana Craft menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Kementerian Pariwisata melalui partisipasi aktif dalam berbagai kolaborasi strategis. Perusahaan ini siap memperkuat brand pariwisata Indonesia sekaligus membawa kriya lokal ke panggung nasional maupun internasional. Atas kesempatan tersebut, Pramana Craft menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan Kementerian Pariwisata yang senantiasa memberi ruang bagi pengrajin daerah untuk berkembang dan berkontribusi.

Launching Pramana Creative Borobudur: Langkah Awal Kolaborasi dengan Wonderful Indonesia

Wonderful indonesia borobudur pramana creative craft launching kementerian pariwisata masruroh erwita dianti sandiaga uno

Borobudur, 15 Agustus 2024 — Pramana Creative resmi diluncurkan sebagai destinasi kreatif baru di kawasan wisata Borobudur. Dengan mengusung tema back to nature, Pramana Creative hadir untuk memperkenalkan karya kerajinan tangan berbahan alami, memberdayakan komunitas lokal, sekaligus mempromosikan potensi seni dan pariwisata Indonesia ke kancah internasional. Peluncuran ini semakin istimewa karena menjadi langkah awal kolaborasi resmi Pramana Creative dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia melalui Wonderful Indonesia Co-Branding. Kehadiran Pramana Creative menegaskan peran Borobudur sebagai destinasi pariwisata kreatif yang memadukan budaya, edukasi, dan keberlanjutan. Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Hadir di antaranya Masruroh, Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha yang mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno; Erwita Dianti, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif; Indri Wahyu Susanti dari Direktorat Komunikasi Pemasaran; serta Agustin Peranginangin, Direktur Utama Badan Otorita Borobudur. Dalam sambutannya, Staf Ahli Bidang Pengembangan Usaha Masruroh menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pramana Creative di Borobudur. Ia berharap Pramana Creative dapat menjadi ikon baru yang tidak hanya menghadirkan produk kerajinan berkualitas, tetapi juga menawarkan pengalaman edukatif bagi wisatawan melalui workshop batik dan berbagai kerajinan tradisional. Selain itu, kolaborasi dengan Wonderful Indonesia membuka peluang promosi yang lebih luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Melalui sinergi ini, Pramana Creative siap menjadi bagian dari upaya bersama memajukan pariwisata Indonesia yang berdaya saing global.

Kunjungan Museum Shanghai ke Pramana Creative: Membangun Jembatan Seni dan Budaya Internasional

Shanghai wonderful indonesia borobudur pramana creative craft kementerian pariwisata

Borobudur, 22 Juli 2024 — Pramana Creative menerima kunjungan resmi dari Shanghai Art Collection Museum (SACM) yang dipimpin langsung oleh Kepala Museum, Hu Muqing. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan seni dan budaya melalui jalur people-to-people contact. Sebagai informasi, SACM merupakan museum yang berada di bawah naungan Dinas Kesenian Pemerintah Kota Shanghai. Status ini menjadikan kunjungan mereka tidak hanya penting dari sisi institusional, tetapi juga bermakna strategis dalam memperkuat hubungan budaya antara dua negara melalui jalur non-pemerintah. Rombongan Shanghai tidak hanya menikmati suasana Borobudur, tetapi juga mengikuti lokakarya Pramana Creative, mempelajari teknik kerajinan berbahan alami, dan melihat langsung proses produksi berkelanjutan yang sejalan dengan tren global sustainable art and craft. Hu Muqing mengapresiasi komitmen Pramana Creative menjaga tradisi sekaligus mengadaptasi konsep modern dan ramah lingkungan. Ia menilai pengalaman ini membuka perspektif baru tentang kekayaan budaya Indonesia serta membuka peluang kerja sama, termasuk pameran di Shanghai. Kunjungan ini menegaskan peran Pramana Creative sebagai representasi non-pemerintah dalam diplomasi budaya, menciptakan ruang dialog internasional yang memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa kaya seni, tradisi, dan inovasi. Dengan semakin banyaknya perhatian dari institusi seni global, Pramana Creative menegaskan posisinya sebagai duta budaya yang mampu menjembatani kerja sama internasional. Pramana Creative sebagai proud member of Wonderful Indonesia Co-Branding berkomitmen untuk terus mempromosikan pariwisata Indonesia ke dunia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya bersama Shanghai Art Collection Museum.